Di mana Letak Kota Tua Urkesh?Di mana Letak Kota Tua Urkesh?Selama lebih dari 12 tahun dua arkeolog California memburu mitologi mengenai kota yang hilang, Urkesh. Kota ini merupakan pusat kebudayaan orang Hurrian yang berkembang pada tahun 2.300-3.300 S>M. Pada tahun 1995 dua arkeolog itu menggali sebuah rumah penyimpanan kecil dan menemukan lebih dari 600 potong artefak yang berhubungan dengan kota tersebut sehingga memecahkan misteri yang membingungkan para peneliti selama berabad-abad.
Artefak-artefak yang ditemukan para peneliti berbentuk stempel dan silinder yang digunakan untuk membuat cetakan di atas lempung basah, seperti tanda tangan untuk menunjukkan kepemilikan barang-barang. Banyak stempel kuno menunjukkan pemiliknya adalah ratu di Urkesh, yang sebelumnya tak dikenal, bernama Ugnitum. Ini menunjukkkan Ratu Ugnitum memiliki kekuasaan sendiri yang cukup besar dan tidak bergantung pada suaminya, sang Raja, sesuatu yang menurut kedua peneliti tersebut mungkin saja terjdi. GEOWEEK ,Kompas 14 Mei 2006 Pendaki di Israel Temukan Koin Emas Langka Berusia 2.000 Tahun
![]() Foto: Shai Halevy/Israel Antiquities Authority
Galilee – Tak terlintas di benak Laurie Rimon akan menemukan koin emas langka saat hiking di Israel. Koin bergambar Raja Romawi tersebut berusia 2.000 tahun.
Laurie Rimon sedang hiking di sebelah timur Galilee, Israel, saat menemukan koin emas yang masih dalam kondisi baik. Pendaki itu langsung menyerahkannya kepada pihak Israel Antiquities Authority. Rupanya itu bukanlah koin biasa, melainkan benda langka yang berusia sekitar 2.000 tahun. “Koin ini langka bahkan dalam skala global,” tutur Danny Syon, pakar uang koin dari Israel Antiquities Authority seperti dilansir dari CNN, Selasa (15/3/2016). Koin emas tersebut bergambar Raja Augustus, pendiri Kerajaan romawi. Augustus berkuasa dari tahun 27 SM sampai 14 Masehi, yakni pada masa-masa hidupnya Yesus. Donald Ariel, kepala kurator Coin Department dari Israel Antiquities Authority menyatakan, koin ini dibuat sebagai tanda pindahnya kekuasaan Augustus kepada Raja Trajan. Sebelum Laurie Rimon menemukan koin emas ini di Galilee, hanya ada 1 koin serupa yang pernah ditemukan. Koin itu sekarang berada di British Museum, dan jadi salah satu daya tarik wisatawan. “Tak setiap hari pendaki menemukan objek tidak biasa. Saya harap bisa melihatnya di museum dalam waktu dekat,” tambah Danny Syon. (sst/sst) Karya sejarah terlupakanDi sekitar tahun 1990-an, sekelompok anak muda aktivis gereja Protestan Perancis yang bernama Les Eclaireurs de France (“penemu jalan”) melakukan pelayanan masyarakat di daerah hutan. Mereka menemukan sebuah gua yang kemudian dinamakan La Grotte des Mayrieres Superieures, di daerah terpencil di bagian selatan Perancis. Gua ini memiliki dinding yang didekorasi secara kasar. Kelompok anak muda ini segera bekerja membersihkan dinding gua, dimana kemudian mereka menyadari bahwa dekorasi dinding gua tersebut adalah karya seni purba yang dibuat oleh manusia purba sepuluh ribu tahun sebelumnya.
Karena jasa-jasa mereka ini, kemudian mereka mendapatkan penghargaan LG Nobel bidang arkeologi tahun 1992.
Sejumlah lubang gua es La Grotte de glace di Gletser Mer de Glace, di Chamonix-Mont-Blanc, Pegunungan Alpen (11/8). Gua yang berada di lereng Mont Blanc ini memiliki panjang 7 km dengan kedalaman 200 meter.
Back
to home
|
Link Lainnya: |



















