your adv. herebanner

ARCHIPEDDY
 

 

your adv here

 

powered by google

Related Link

Fauzi Bowo

Ciputra

Aurora Tambunan

Hendrik Petrus Berlage

 

Google
 
 
 

Gedong Sate, salah satu karya
J.Gerber
Profil Arsitek : J.GERBER

compilled by author


Ir.J.Gerber


Latar Belakang Budaya

Arsitektur Bangunan Gedong Sate Mr D. Ruhl mengatakan dalam dalam buku "Bandoeng en hoar Hoogvlakte" (1952) bahwa, Gedong Sate adalah "Het mooiste gebouw van Indonesie" (Bangunan terindah di Indonesia). Bahkan master arsitek Belanda, Dr. H. P. Berlage menyebut rancangan kompleks Gouvemementsbedryven (G.B) alias Gedong Sate sekarang, sebagai suatu karya arsitektur yang besar.

"Gedung ini mengingatkan pada gaya arsitektur Italia di masa renaissance, terutama bangunan sayap barat. Sedangkan menara bertingkat di tengah bangunan, mirip atap meru atau pagoda. Ungkapan arsitektur yang berhasil memadukan (sintesa) langgam Timur dan Barat secara harmonis", komentar Berlage, sewaktu is meninjau Gedong Sate di bulan April 1923. "Bangunan Gedong Sate tergolong karya arsitektur yang utuh dan khas", kata arsitek Slamet Wirasonjaya. Gaya arsitektur bangunan ini bukan eklitis (gaya campuran), seperti bangunan Capitol Hill di Washington, kata Pak Slamet pula. Pokoknya, Gedong Sate adalah bangunan monumental yang anggun mempesona, serta memiliki gaya arsitektur yang unik, ungkap Cor Passchier dan Jan Wittenberg, dua orang arsitek Belanda yang lagi tekun menginventarisir bangunan kolonial di Kota Bandung. Menurut mereka, langgam arsitektur Gedong Sate, merupakan gaya eksperimen dari Sang Arsitek yang mengarah kepada bentuk Indo-Europeeschen architectuur stet ("Gaya Arsitektur Indo Eropa").

Masih menurut Slamet Wirasonjaya, agaknya bangunan pertama di Kota Bandung yang menggunakan beton bertulang, adalah gedung Javasche Bank ("B.I") di Jl. Braga. Jadi bukan bangunan Gedong Sate yang peletakan batu pertamanya jatuh pada tanggal 27 Juli 1920.
Sebagaimana diketahui, Ir. Maclaine Pont yang kritis terhadap kebijakan pemerintahan kolonial Belanda di Indonesia, tercatat bersama Ir. Thomas Karsten, sebagai pelopor aliran gaya arsitektur Indo Eropa yang unik itu. Dan Ir. J. Gerber adalah arsitek yang termasuk dalam kubu Maclaine Pont. Karya arsitektur J. Gerber di Surabaya, dalam bentuk bangunan sekolah HBS (kini SMAN I Jl. Wijayakusuma), memperlihatkan persamaan dengan gaya bangunan Gedong Sate. Hal ini membuktikan bahwa ide rancangan Gedong Sate, secara dominan merupakan kreasi J. Gerber.
Adapun kemiripan bentuk pagoda Siam pada lempeng batu di atas pintu masuk Gedong Sate, semata-mata cuma hiasan yang distylisasi dari bentuk gerbang Candi Hindu di Jawa, dengan alas pancaran sinar mentari yang lagi jadi mode di zaman itu. Jadi tak ada hubungan dengan bentuk pagoda di negeri Siam.

 

Google
© COPYRIGHT 2005-2011 - Eddy S. Lee

banner

your adv here

SAVE OUR EARTH BY SAVING TROPICAL FOREST