your adv. herebanner

ARCHIPEDDY
 

 

your adv here

 

powered by google

Related Link

Kliping Tahun 1996
Kliping Tahun 1997
Kliping Tahun 1999
Kliping Tahun 2003
Kliping Tahun 2005
Kliping Tahun 2006
Kliping Tahun 2007
Kliping Tahun 2008
Kliping Tahun 2009
Kliping Tahun 2010
Kliping Sumatera Barat Tahun 2010
Kliping Cirebon Tahun 2010
Kliping Singapore Tahun 2010

Kliping MRT Jakarta

Kliping Konservasi

 

Google
 
 
 

Seri Tokoh Bisnis

taken from: Kompas


SEKILAS PROFIL IR.CIPUTRA


. Ir.Ciputra adalah tokoh arsitek pembaharu dan pelopor mode Eropa yang lahir di Parigi tahun 1921, karya-karyanya seringkali dikaitkan dengan Post-Modernism, minimalis dan mediterania.

Latar Belakang Pendidikan dan Budaya

Ir. Ciputra, lahir di Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 adalah seorang insinyur , pengusaha dan sekaligus rohaniwan di Indonesia. Ciputra kecil hingga remajanya di desa yang terpencil di pojokan Sulawesi Utara. Walau masuk propinsi Sulut, tapi sudah berada diperbatasan Sulteng. Jauh dari Manado, jauh pula dari Palu. Sejak kecil Ciputra sudah merasakan kesulitan dan kepahitan hidup. Ayahandanya ditangkap penjajah Belanda karena turut dalam pergerakan nasional Indonesia dan tidak pernah berjumpa dengan keluarganya lagi. Ketika tamat SMA, kira-kira saat dia berusia 17 tahun, dia meninggalkan desanya menuju Jawa, untuk mencoba memperbaiki kehidupan. Karena ingin memasuki perguruan tinggi di Jawa. Maka, mendaftar ke ITB (Institut Tekhnologi Bandung). dan diterima
Lulus dari kuliahnya di teknik arsitektur ITB, Ciputra mengawali karirnya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Keberadaan Ciputra di Jaya Group ternyata tidak terpengaruh oleh kondisi politik. Berbagai perubahan politik telah terjadi, namun Ciputra bisa tetap bertahan di Jaya Group.
Ciputra menjabat sebagai direksi di Jaya Group sampai dengan usia 65 tahun dan setelah itu, sampai dengan saat ini, sebagai penasihat bersama dengan Gubernur Sutiyoso. Di perusahaan DKI tersebut Ciputra bisa bertahan lama karena dua hal,pertama, Ciputra merasa DKI mewakili rakyat Jakarta dan ia senang bisa melakukan sesuatu untuk rakyat. Kedua, Ciputra merasa diberi kebebasan untuk berinovasi di Jaya Group, termasuk dalam pembangunan proyek Ancol. Kemudian bersama dengan Sudono Salim (Liem Soei Liong), Sudwikatmono, Djuhar Sutanto dan Ibrahim Risjad, Ciputra mendirikan Metropolitan Group, yang membangun perumahan mewah Pondok Indah dan Kota Mandiri Bumi Serpong Damai. Pada masa itu, Ciputra duduk sebagai direktur utama di Jaya Group dan di Metropolitan Group sebagai presiden komisaris. Akhirnya Ciputra mendirikan grup perusahaan keluarga, Ciputra Group.

Pada tahun 1997 terjadilah krisis ekonomi. Krisis tersebut menimpa tiga group yang dipimpin Ciputra: Jaya Group, Metropolitan Group, dan Ciputra Group. Namun dengan prinsip hidup yang kuat Ciputra mampu melewati masa itu dengan baik. Ciputra selalu berprinsip bahwa jika kita bekerja keras dan berbuat dengan benar, Tuhan pasti buka jalan. Dan banyak mukjizat terjadi, seperti adanya kebijakan moneter dari pemerintah, diskon bunga dari beberapa bank sehingga ia mendapat kesempatan untuk merestrukturisasi utang-utangnya. Akhirnya ketiga group tersebut dapat bangkit kembali dan kini Group Ciputra telah mampu melakukan ekspansi usaha di dalam dan ke luar negeri.

Ciputra telah sukses melampaui semua orde; orde lama, orde baru, maupun orde reformasi. Dia sukses membawa perusahaan daerah maju, membawa perusahaan sesama koleganya maju, dan akhirnya juga membawa perusahaan keluarganya sendiri maju. Dia sukses menjadi contoh kehidupan sebagai seorang manusia. Memang, dia tidak menjadi konglomerat nomor satu atau nomor dua di Indonesia, tapi dia adalah yang TERBAIK di bidangnya: realestate.

Pada usianya yang ke-75, ketika akhirnya dia harus memikirkan pengabdian masyarakat apa yang akan ia kembangkan, dia memilih bidang pendidikan. Kemudian didirikanlah sekolah dan universitas Ciputra. Bukan sekolah biasa. Sekolah ini menitikberatkan pada enterpreneurship. Dengan sekolah kewirausahaan ini Ciputra ingin menyiapkan bangsa Indonesia menjadi bangsa pengusaha.

Google
© COPYRIGHT 2005-2011 - Team www.archipeddy.com

banner

your adv here