Maaf, Anda mengaktifkan Adblock pada browser anda!
Atau anda tidak mengaktifkan Javascript![ ? ]
Situs Promosi Arsitektur

Situs Promosi Arsitektur

Tampilkan produk Anda di sini. More »

Inovasi terbaru

Inovasi terbaru

Setiap hari ada inovasi baru More »

Asuransi Jiwa Indonesia

Asuransi Jiwa Indonesia

Banyak perusahaan asuransi menawarkan produk-produk unggulan. Pilihlah yang paling sesuai kebutuhan Anda More »

Kontraktor di Bogor

Kontraktor di Bogor

Kontraktor rumah mewah More »

Selamatkan bumi dari pemanasan global dan penebangan liar

Selamatkan bumi dari pemanasan global dan penebangan liar

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Category Archives: Kayu

Nama dan jenis kayu bahan bangunan di Indonesia

Nama Kayu Material di Indonesia

Jenis-jenis kayu bahan bangunan yang diperdagangkan di Indonesia

Jenis-jenis kayu yang umum digunakan di Indonesia
1. Kayu Jati.(Tectona Grandis)
Sejak jaman sebelum penjajahan, kayu jati menjadi simbol status rumah seseorang. Kayu jati memiliki kekerasan yang tinggi dan awet. Serat kayu jati sangat khas dan teksturnya juga sangat artistik Berwarna coklat muda kekuningan, yang bisa berubah lebih tua. Termasuk dalam kelas kekuatan II, kelas keawetan I dan kelas pemakaian I.
Penggunaan : sebagai perkakas rumah tangga, bahan bangunan: Kuda-kuda, rangka plafon, kusen dan daun pintu/jendela, pelapis lantai, dinding pada rumah-rumah tradisional, lantai loteng dll. Daerah pekapuran di Jawatengah (Purwodadi sampai Blora/Cepu) atau di Jawa Timur menjadi tempat penghasil jati. Namun belakangan (sejak tahun1995-an) kayu jati menjadi langka sehingga harganya juga melonjak jauh di atas kayu jenis lainnya. Kayu jati memiliki keungulan tidak hanya bentuk dan tekstrurnya yang sangat artistik,kekuatannya, namun juga presisi,karena jati tidak mudah meliuk (bahasa jawa:ngulet).

2 Kayu Meranti. (Shorea dan Parashorea div) Ada dua golongan: Meranti merah dan meranti putih. Seringkali orang rancu dan salah menganggap bahwa kayu bangkirai adalah meranti keras. Ini karena di bberapa tempat bangkirai disebut ‘meranti telur’. Kayu meranti termasuk Kelas Kekuatan II atau IV, kelas keawetan IV dan kelas pemakaian IV. Banyak dijual sebagai kayu kaso/usuk, reng atau papan. Daerah produsen: Sumatera dan Kalimantan.


3 Kayu Merbau. (Intsia spec) Berwarna coklat muda dan akan berubah lebih gelap bila sudah berusia tua. Termasuk dalam Kelas kekuatan I, Kelas Keawetan Idan Kelas Pemakaian I. Banyak digunakan untuk keperluan outdoor karena kuat,tahan rayap. Kelemahan kayu ini adalah bisa mengakibatkan karat bagi besi/logam yang berhubungan dengan kayu ini (Sekrup, klem dll). Hal ini karena kayu ini mengeluarkan O2 yang sangat tinggi. Daerah penghasil adalah Sumatera bagian utara, Sulawesi dan Maluku.Nama lain adalah ipil atau anglai (Kalimantan Tengah).


4.Rasamala. Berwarna merah/coklat gelap. Kelas Kekuatan II, Kelas Keawetan II dan Kelas Pemakaian II. Cukup tahan rayap dan tahan bubuk. Daya susut sangat tinggi. Banyak terdapat di Jawa bagian barat dan Sumatera.

5.Kamfer , berwarna kuning atau kuning kemerahan. Termasuk Kelas Kuat I atau II, Kelas Awet III dan Kelas Pakai III. Jenis kayu ini tahan bubuk, tetapi tidak tahan rayap, hanya digunakan pada penggunaan di bawah atap seperti rangka plafon, balok dll. Banyak terdapat di Sumatera

6.Jeungjing atau kayu peti banyak terdapat di Jawa Barat. Warnanya putih atau coklat muda, ringan dan mudah pecah. Kelas Kuat IV, Kelas Awet IV dan Kelas pemakaian IV, banyak digunakan sebagai papan cor pembuatan bekisting, atau sebagai bahan peti botol kecap/peti telur dll.

7.Sungkai , Jenis kayu yang cukup digemari sebagai bahan interior di bawah jati. Berwarna kuning muda/halus dan warna serat indah sehingga digunakan untuk ekspos. Kelas Kekuatan II dan II, Kelas Keawetan III .