Situs Promosi Arsitektur

Situs Promosi Arsitektur

Tampilkan produk Anda di sini. More »

Inovasi terbaru

Inovasi terbaru

Setiap hari ada inovasi baru More »

Asuransi Jiwa Indonesia

Asuransi Jiwa Indonesia

Banyak perusahaan asuransi menawarkan produk-produk unggulan. Pilihlah yang paling sesuai kebutuhan Anda More »

Kontraktor di Bogor

Kontraktor di Bogor

Kontraktor rumah mewah More »

Selamatkan bumi dari pemanasan global dan penebangan liar

Selamatkan bumi dari pemanasan global dan penebangan liar

You can completely customize the featured slides from the theme theme options page. You can also easily hide the slider from certain part of your site like: categories, tags, archives etc. More »

 

Category Archives: Pemenang & penghargaan

4 karya arsitektur penerima penghargaan penemuan terbaik versi Time

dikutip dari Kompas dan Archdaily – Menyambut akhir tahun 2013, majalah TIME merilis daftar 25 penemuan menarik dan penting dari seluruh dunia. Seperti dilansir Archdaily.com, sebagian penemuan tersebut merupakan penemuan menarik dan sebagian lainnya penting untuk perkembangan ilmu pengetahuan.

Ternyata, dari ke-25 karya terpilih itu, empat karya diantaranya berasal dari bidang arsitektur. Beberapa karya itu bahkan pernah ditulis KOMPAS.com.

Salah satu karya menarik pernah ditulis KOMPAS.com adalah +Pool. Kolam renang yang didesain oleh Family dan Playlab di Sungai Hudson, New York, Amerika Serikat, ini merupakan gabungan dari kemajuan teknik konstruksi dan ambisi para warganya.

www.archdaily.com Salah satu karya menarik pernah ditulis KOMPAS.com adalah Pool. Kolam renang yang didesain oleh Family dan Playlab di Sungai Hudson, New York, Amerika Serikat, ini merupakan gabungan dari kemajuan teknik konstruksi dan ambisi para warganya.

Kolam renang +Pool berhasil membuktikan bahwa warga kota semodern New York pun bisa bergotong royong (Baca: Kolam “Plus-plus” Ini Dibiayai Publik!). Para warga itu setidaknya rela mengumpulkan dana sebesar 15 juta Dolar AS untuk kepentingan bersama. Kolam renang yang rencananya rampung dibangun pada 2016 itu akan memberikan kesempatan bagi warga New York untuk berenang dalam air sungai bersih untuk pertama kalinya dalam seabad.

Penemuan penting lain di bidang arsitektur versi TIME adalah Infinity Tower. Pencakar langit karya GDS Architects ini akan berdiri di Seoul, Korea Selatan. Gedung ini tampak seperti perpaduan antara Monas di Jakarta dan Monumen Washington di Washington DC, Amerika Serikat.

www.dailymail.co.uk Memiliki tinggi 450 meter dengan struktur kaca, Infinity Tower akan menggunakan rangkaian pancahayaan light emitting diode (LED) dan kamera berteknologi untuk menghasilkan

Namun, bukan bentuk gedung itu yang menempatkannya masuk dalam daftar TIME. Fitur gedung yang mampu mengejutkan publik adalah kemampuannya menjadi gedung tidak terlihat atau invisible skyscraper (Baca: Di Infinity Tower, “Kesaktian” David Copperfield Luntur!). Dengan menggunakan kamera dan teknologi LED, gedung yang akan menjadi bangunan tertinggi di Seoul ini akan “menghilang” begitu saja. Pembangunan gedung ini ditargetkan rampung tiga hingga empat tahun mendatang.

Sementara itu, karya ketiga adalah Paviliun Solar Volvo yang dibuat oleh Synthetic Design+Architecture (SDA). SDA memenangkan kompetisi “Switch to Pure Volvo” karena desainnya mengikutsertakan struktur ringan bagi karport dan alat pengisi baterai bagi mobil hybrid Volvo V60. Dengan bentuk futuristik dan penggunaan panel surya, desain ini memang tampak dan berfungsi istimewa.

www.archdaily.com Bisa dikatakan, 3Doodler merupakan gabungan esensial dari printer tiga dimensi dan sebuah pena. Dengan alat ini, siapa pun bisa menggambar sketsa tiga dimensi di mana pun.

Adapun karya terakhir adalah 3Doodler. Karya ini sebenarnya tidak termasuk dalam daftar kategori karya arsitektur, namun lebih tepat alat arsitektur.

Bisa dikatakan, 3Doodler merupakan gabungan esensial dari printer tiga dimensi dan sebuah pena. Dengan alat ini, siapa pun bisa menggambar sketsa tiga dimensi di mana pun.

Dalam kampanye Kickstarter-nya, 3Doodler berhasil mengumpulkan dana sebesar 2.344.134 Dolar AS. Padahal, tim yang menginisiasikan proyek ini hanya menargetkan dana terkumpul sebanyak 30.000 Dolar AS.