Tanaman inis paling banyak genus dalam familynya. Beberapa species jelas ditemukan setiap tahunnya sementara spesies sebelumnya belum sempat dipelajari dengan tuntas.
Tanaman ini hidup dalam berbagai habitat, umumnya dalam iklim tropis basah Pegunungan di Amerika Tengah dan Amerika Selatan,Menurut penelitian ahli flora Dr. Tom Croat dari Kebun Raya Missouri , genus ini tidak dijumpai di Asia. Hanya milik neotropical genus di Meksiko, Central America dan India barat.
Beberapa spesies ada yang diklaim berasal dari hutan hujan Asia, tapi tidaklah banyak.
Anthurium termasuk tanaman dari keluarga Araceae. Tanaman berdaun indah ini masih berkerabat dengan sejumlah tanaman hias populer semacam aglaonema, philodendron,keladi hias, dan alokasia. Dalam keluarga araceae,anthurium adalah genus dengan jumlah jenis terbanyak. Diperkirakan ada sekitar 1000 jenis anggota marga anthurium.
Tanaman ini termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Dalam habitatnya, tanaman ini umumnya hidup secara epifit dengan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara terestrial di dasar hutan.
Kelebihan anthurium adalah bentuk daunnya yang bermacam-macam, indah, unik .Kebanyakan daunnya berwarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol. Sehingga membuat sosok tanaman ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan tatkala dewasa. Tidak heran bila tanaman ini memiliki kesan mewah dan eksklusif. Dimasa lalu, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di Jawa. Konon, dipuja sebagai tanaman para raja.
Secara umum anthurium dibedakan menjadi dua yaitu jenis anthurium daun dan jenis anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat terutama dari bentuk-bentuk daunya yang istimewa. Sedangkan anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga baik hasil hibrid maupun spesies. Biasanya jenis anthurium bunga dijadikan untuk bunga potong.
Anthurium dapat tumbuh dalam berbagai media, bersifat evergreen, bushy or climbing epiphytes with roots that often hang from the canopy all the way to the floor of the rain forest. There are also many terrestrial forms as well as hemiepiphytic forms. A hemiepiphyte is a plant capable of beginning life as a seed and sending roots to the soil, or beginning as a terrestrial plant that climbs a tree and then sends roots back to the soil. They occur also as lithophytes. Beberapa diantaranya hanya dapat ditemukan dengan ikatan dengan koloni semut arboreal atau ada pula yang tumbuh di batu karang midstream (contohnya A. amnicola).
Anthurium Schoot 1829
Anthurium Schoot 1829 merupakan genus yang terdiri dari sekitar 600-800 (mungkin 1000) species dan termasuk family araceae.Tumbuhan ini tumbuh di habibat yang berbeda-beda, kebanyakan di hutan hujan tropis di Amerika Utara dan di America Selatan, tapi sebagian lagi hidup di lingkungan semi arid (bercurah hujan rendah).
Kebanyakan species ini terdapat di Panama dan Ekuador Anthurium tumbuh dalam banyak bentuk, kebanyakan berdaun hijau, semak atau efifit yang memanjat dengan akar yang relatif sedikit. Mereka ada yang tumbuh terestrial atau lithophytes (berbatu).
Beberapa ditemukan berasosiasi dengan tanaman2 yang menjalar atau yang tumbuh di atas batu di tengah sungai (seperti A. amnicola)Tangkai daun pendek dengan panjang antara 15-30 cm. Daun tunggal dalam berbagai bentuk. Kebanyakan daun tumbuh di ujung tangkai daun. Bentuknya bervariasi seperti sudip, melingkar, atau tumpul/obtuse pada apex. Susunannya lurus atau menyebar dalam bentuk roset, dengan panjang mencapai 40 cm.
Permukaan atasnya kasar atau agak mengkilap. Daun memiliki petiole. Dalam lingkungan yang lebih kering, daun bisa berbentuk roset yang memungkinkan tanaman untuk mengumpulkan air. Yang tumbuh di tanah atau epipit berbentuk jantung. Beberapa tumbuh merambat berbentuk roset atau lanceolate. Beberapa mempunyai daun yang berbentuk bulatBunga kecil, dan mekar secara berkelompok dalam bentuk jarumpada poros yang disebut spadix, yang mencirikan arums/araceae. Spadix ini mempunyai beberaapa bentuk (club-shape, tapered, spiraled, and globe shaped) dan warna (putih, hijau, ungu, merah pink atau kombinasi.
Referensi
Anthurium nomenclature and reference
Croat, Tom. 1983 - A Revision of the Genus Anthurium (Araceae) of Mexico and Central America, Part I : Mexico and Middle America; Part II: Panama. MBG Press.
Schott, H. W. - Prodromus Systematis Aroidearum. Wien, 1860
Engler, A. 1905. Araceae-Pothoideae, Das Pflanzenreich IV. 23B, Heft 21, pp. 1-330.
Few Pictures of the Anthurium
[http://www.dipr.mizoram.gov.in/gallery/thumbnails.php?album=22
|
|
|
|
|
|
|