your adv. herebanner

ARCHIPEDDY
 

Seri Wisata Lainnya :
WISATA di SICHUAN (CHINA)

your adv here

 

powered by google

Related Link

Pengadaan Barang dan Jasa Elektronik IndonesiaSaat ini pemerintah Indonesia menggalakkan peningkatan pengadaan mutu barang dan jasa, sehingga penyelenggaraannya harus secara profesional dan melalui tender yang benar-benar terpadu, antara lain melalui elektonok / online di dunia internet

Thai Palace

Kraton Palace (Indonesia)

 

Google
 
 
 
Hortensia

dari berbagai sumber


HORTENSIA

Bunga yang bisa berubah warna.
Bunga Hortensia dapat berubah-ubah warnanya jika diberi pupuk yang berbeda. Masyarakat Jawa Barat menjulukinya sebagai kembang Pancawarna.
Bunga Hortensia memiliki nama ilmiah Hydrangea macrophylla.sebenarnya berasal dari Jepang, tepatnya di Pulau Honshu, namun kemudian menyebar ke belahan dunia lain dan menjadi terkenal di Amerika Serikat, Eropa Barat selain di kampung halamannya sendiri..Ini dikarenakan jenis bunga ini mmudah hidup di berbagai iklim dan juga mudah pengembangbiakannya. Tanaman ini menyukai tempat yang sejuk dengan kelembaban yang cukup dan rada terpayungi.
Bunganya berupa gugusan bunga-bunga tunggal. Kelopak bunganya sangat istimewa ,karena lebih dominan daripada mahkota bunganya.

Jenis hydrangea yang dapat berubah warna, hanya strain tertentu, yaitu yang kelopak bunganya berwarna merah, biru atau kombinasi merah dan biru. Sebenarnya pergantian warna bunga diakibatkan faktor logam berat aluminium pada kelopak bunga dan ketersediaan pigmen antosianin pada kelopak bunga. 1.Bunga Hydrangea berwarna merah campur biru pada pH tanah 4,7 – 6,1.
<>2. Bunga menjadi merah jika pH tanah 6,1
<>3.Bunga menjadi biru jika pH tanah 4,7

Sedangkan hydrangea berkelopak putih tidak mengandung antosianin (pigmen warna bunga) sehingga tidak dapat berubah warna, apapun pH tanah habitatnya.

Untuk memperoleh bunga berkelopak biru muda, tanah tempat tumbuh harus memiliki pH antara 5,0-5,5. Kalau menginginkan warna lembayung muda, pH tanah harus 5,8 –b 6,0 sedang untuk merah muda, pH antara 6-6,2. Pada masa pertumbuhan sebaiknya pH dipatok antara 5,5-6,0 Jika ingin kelopak menjadi biru, tinggal diberi pupuk yang mengandung sulphur, seperti ZA ataupun KCL untuk menurunkan PH. Selain cara itu, bisa juga dengan pupuk majemuk yang memiliki kandungan fosfor sedikit namun kalium tinggi. Jika tanah habitatnya miskin aluminium, sebaiknya mendekati masa berbunga ditambahkan aluminium berbentuk amonium aluminium atau kalium aluminium.
Warna merah kelopak dapat diperoleh dengan menaburkan kapur tumbuk dolomite agar pH tanah naik. Atau memberikan pupuk majemuk dengan kadar kalium dan fosfor imbang.
Untuk mengukur kadar keasam-basa-an tanah dapat menggunakan kertas lakmus, ataupun dengan larutan penguji yang bisa diperoleh di toko kimia. Tanah kering sample diambil segenggam dan ditetesi larutan penguji, hasilnya dicocokan dengan gradasi warna pada kartu penguji.

Penulis : Hari Wibowo
Sumber : berbagai sumber


Google
©: COPYRIGHT 2012-2018 - Pasang iklan : Team

banner